Posted by: tatty elmir | April 8, 2016

Tolak Legalisasi Judi dan Prostitusi

Saya selalu gemetar setiap ada pejabat yang mewacanakan legalisasi judi dan prostitusi dengan berbagai alasan ‘rasional’.
Terbayang kasino dan pusat-pusat hiburan di luar negeri yang pernah saya kunjungi saat masih muda nan penuh rasa ingin tahu.

Suatu hari di TM kasino mewahnya Donald Trump di Atlantic City USA, saya melihat gadis muda cantik-cantik, berlalu-lalang hanya menggunakan cawat di malam sedingin apapun. Baik sebagai pemandu judi maupun hanya sebagai pramusaji. Di wajah yang penuh polesan kosmetik tebal itu saya menemukan lara. (Saya tak bisa membayangkan, seperti apa rupa pakaian mereka yang memang dipekerjakan sebagai budak seks sesungguhnya).
Baru setelah itu saya bisa memahami mengapa ada awan kelabu di wajah-wajah gemerlap itu, karena saya bertemu korban trafficking yang salah satunya menginspirasi Bab 16 novel Keydo ” Louisa De Ipanema”

Bukan rahasia lagi, hadirnya pusat judi dan prostitusi telah melambungkan kebutuhan akan PSK. Maka korban trafficking akan meruyak. Gadis-gadis ingusan dibodohi, dibujuk, ditipu, dipindahtangankan dengan cara-cara mengerikan. Setiap hari mereka diperkosa, dijadikan objek kejahatan pornografi, dibegundali dan ditindas dengan sangat…sangat sadis.
Celakanya masyarakat bahkan para penyelenggara Negara kerap memandang sebelah mata akan penderitaan mereka. Stempel mereka terlanjur berwarna “Gelap” dan “Tak Layak Dipercaya”.

Ketika membaca kisah duka Sandra Woworuntu yang dikirim anak saya Maghleb Yudinna Elmir ini, berkelabat kembali bayangan para PSK korban perdagangan yang pernah kami pulangkan dan juga kisah-kisah lara serupa yang pernah hadir di depan mata.

Karena itu saya mohon kawan-kawan yang membaca tulisan ini, untuk bersana kita menyuarakan TOLAK legalisasi judi dan prostitusi di NKRI. Karena akan melahirkan penindasan kemanusiaan dengan kerusakan yang jauh lebih besar dan luar biasa kejam.

Tak percaya? Mari kita simak kisah Sandra :”(

 

http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160330_majalah_sandra_korban_perbudakan_seks?ocid=socialflow_facebook%3FSThisFB

 

 

Advertisements

Responses

  1. Mengutip pernyataan Shandra Woworuntu:

    Kita sangat perlu mendidik rakyat Amerika tentang subyek ini. Menengok kembali pengalaman saya sendiri, saya pikir semua orang yang bekerja di kasino dan hotel pasti tahu apa yang sedang terjadi. Dan rumah bordil yang ada di Brooklyn merupakan wilayah pemukiman – apakah para tetangga di sekelilingnya tidak pernah berhenti untuk bertanya mengapa seolah tak ada habisnya orang datang ke rumah tersebut, siang dan malam?

    TOLAK legalisasi judi dan prostitusi di NKRI !

    • Setujuu !

  2. Reblogged this on Maulana Malik (Zoromalik).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: