Posted by: tatty elmir | July 9, 2017

Yuk Hargai Kebhinekaan Dengan Adil.

Teman-teman tau ga bahwa kita punya saudara yang sangat istimewa, namanya Boti? Dan ini foto kami bersama keluarga Raja Boti nan unik itu.

Hmm salah satu kesukaan saya yang mungkin tidak semua orang suka adalah menemui Suku-suku, komunitas dan agama-agama unik di dunia.
Waktu muda dulu, saya pernah berbulat tekad alias nekat menyambangi suku Amish old order di Lancaster Pennsylvania dan sempat tinggal bersama komunitas Divine Tracy di Philadelphia US. Plus belajar memahami gaya hidup kelompok New Age yang ngehits di tahun 80an.

Dan kesukaan itu tidak pernah terhenti meski saya sudah jadi nenek sekarang, dan kerap dikritik kerabat yang mempertanyakan kekukuhan iman saya.
Beberapa sahabat bahkan gemas bertanya, apakah kesukaan itu menunjukkan saya masih mencari-cari kebenaran?
Apakah saya masih ragu terhadap agama yang saya anut sejak lahir ?
Hahaha jawaban saya cukuplah sebentuk pelukan erat sebagai bentuk terimakasih sudah dipedulikan sahabat.

Dan kini setelah tua ini, sungguh saya merasa sangat bersyukur masih saja diijinkan suami untuk meneruka langkah ke hampir semua tempat yang diinginkan. Hingga akhirnya suatu ketika saya sampai di pedalaman pulau Timor NTT dan bertemu saudara-saudara saya dari suku Boti ini.
Apa yang unik dari suku ini?
Banyak.
Menurut para etnograf&antropolog, mereka adalah penerus satu-satunya Atoin Meto/Dawan (induk suku asli Timor) yang masih memegang teguh “Halaika” kepercayaan asli masyakarakat Timor. Sementara anak keturunan suku Atoin Meto yang lain sudah meninggalkannya.
Sama seperti suku Baduy dalam di Banten, atau suku Amish di Amerika, warga Boti bertahan hidup alamiah dan tak tersentuh teknologi.
Pastinya sangat menghargai alam.
Ada tiga ajaran terkenal Halaika yang berhubungan dengan alam. Yakni;
1. Lais Tal Kio ( Memelihara lingkungan)
2. Lais Nasaehe banu manu maluat(Menjaga/merawat hasil tanaman sampai tua dan bisa dimanfaatkan)
3. Lais fani benasna uik ike suti nteo paham tuaf nakelo (Bekerja keras mengelola sumber daya alam).

Dari kesederhanaan Boti saya banyak belajar kearifan. Antara lain tentang kemandirian, kejujuran, keelokan budi, kepercayaan diri dan keteguhan hati. Suku Botilah satu-satunya pewaris Atoin Meto yang tidak bisa ditundukkan dan dikristenkan oleh para penjajah dulu. Baik Portugis maupun Belanda. Sampai sekarang mereka tetap konsisten, yang mungkin keteguhan pada prinsip itu oleh sebagian orang disebut sebagai masyarakat “Tertinggal”.

Saya sungguh bangga dan bersyukur terlahir sebagai Bangsa Indonesia yang sangat kaya ragam. Setiap suku punya kearifan budaya nan berbeda.. Karena kita berbeda itulah timbul rasa ingin tahu dan saling kenal. Dari saling kenal lahir saling menghargai dan mencintai.

Oleh karena itu jika kita jujur menghargai Bhineka Tunggal Ika, maka biarlah orang Baduy bahagia dengan Sunda Wiwitannya. Orang Boti pede dengan Halaikanya, orang Sumba bangga dengan Marapunya, orang Bali konsisten dengan Hindunya.
Sama halnya dengan mayoritas masyarakat Papua yang menerapkan “Syariat” Kristennya. Maka biarkanlah pula masyarakat Aceh, Minang dan Banten tunduk pada Syariat Islamnya.
Jangan usik ketenteraman mereka. Biarkan mereka mengatur sendiri bagaimana tata cara mereka hidup aman, nyaman di rumah, di daerahnya masing-masing.

Negeri ini akan aman tentram penuh kedamaian, jika semua orang dapat menahan diri untuk tidak ikut campur ‘ngerecoki’ rumah tangga tetangga.
Dan tentu saja para tetangga juga harus tau diri dan saling SETIA pada keluarganya masing-masing. Jangan pernah curhat alias ‘ngerasanin” keluarga sendiri pada tetangga.

Tak pernah ada pergeseran dan kecelakaan terjadi di dunia ini, jika semua berjalan TAAT, disiplin, konsisten dan lurus pada jalur dan porsinya.

(Tatty Elmir)

 

 

2017-06-23 12.27.37.png

Suatu hari bersama keluarga Bapa Raja Boti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: